Senin, 26 Maret 2012

Manusia dan Keindahan

1. Surrealisme

Lukisan dengan aliran ini kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi. Pelukis berusaha untuk mengabaikan bentuk secara keseluruhan kemudian mengolah setiap bagian tertentu dari objek untuk menghasilkan sensasi tertentu yang bisa dirasakan manusia tanpa harus mengerti bentuk aslinya. Salah satu tokoh yang populer dalam aliran ini adalah Salvador Dali.



2. Romantisme

Merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan.Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukis pada zaman penjajahan Belanda dan ditularkan kepada pelukis pribumi untuk tujuan koleksi dan galeri di zaman kolonial. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Raden Sal

3. Abstraksionisme

Adalah usaha untuk mengesampingkan unsur bentuk dari lukisan. Abstraksi berarti tindakan menghindari peniruan objek secara mentah. Unsur yang dianggap mampu memberikan sensasi keberadaan objek diperkuat untuk menggantikan unsur bentuk yang dikurangi porsinya.

Kamis, 01 Maret 2012

Macam-Macam Cinta

Macam-macam cinta :

1. Cinta kepada Tuhan (Agape)

Jika Cinta diartikan sebagai sebuah perasaan taat dan beriman kepada sang pencipta itu sangatlah berbeda dengan semua arti cinta yang ada didunia. Karena cinta kepada sang pencipta adalah tingkatan cinta yang paling tinggi, jika semua perasaan cinta didasarkan kepada kecintaan terhadap sang pencipta yaitu ALLAH SWT insyaallah semua cinta yang kita miliki akan mendapatkan keridhoan-nya dan akan mendapatkan kebahagiaan didunia maupun diakhirat kelak.

 2. Cinta Kepada Kedua Orang Tua (Philia)

Lain halnya jika cinta diartikan atau ditujukan kepada kedua orang tua yang telah mengasuh kita dari kecil hingga menjadi orang yang sukses. Mungkin jika dalam tingkatan cinta, cinta kepada kedua orang tualah yang memiliki tingkat kedua setelah cinta kepada Tuhan dan para Utusan Serta kitab-kitab yang diturunkanya.
Ibu yang telah berjuang mengandung selama 9 bulan dan melahirkan kita sampai mengurus kita dari makan samapai tidurnya. Dan ayah yang telah berjuang menghidupi keluarga dan menyekolahkan kita hingga sampai kita sukses itu adalah perjuangan yang membutuhkan pengorbanan yang sangat besar, mungkinkah kita sebagai anaknya pantas melawan kedua orang tua kita yang telah memperjuangkan hidup kita. Yang pantas kita lakukan adalah mencintai mereka dengan sepenuh hati dan membuatnya bahagia. Dalam ajaran islam Nabi mengatakan cintailah kedua orang tuamu yaitu ibu,ibu,ibu dan ayah. Kenapa ibu disebutkan sebanyak tiga kali, karena ibulah yang banyak berkorban demi kita, bayangkan ibu dalam melahirkan kita dia mempertaruhkan nyawanya demi anak yang akan dilahirkannya tepi apakah seorang ibu menuntut untuk dibalas kepada anaknya, yang ada malah ibu menyayangi kita dengan sepenuh hatinya. Yang terakhir baru ayah, walaupun ayah dikatakan hanya satu kali seorang ayah adalah orang yang paling berjasa dalam keluarga karena dialah yang menghidupi kita. Jadi cintailah kedua orang tua sebelum mencintai orang lain (kekasih).

3. Cinta kepada seorang kekasih(Amor/Eros)

Lain halnya jika berbicara tentang cinta kepada sang kekasih. Dalam hal ini jika berbicara tentang cinta pasti kebanyakan orang berpikir kearah cinta yang seperti ini. Cinta kepada seorang kekasih sebenarnya adalah cinta tingkatan yang paling bawah, kenapa dikatakan seperti itu karena menurut saya cinta kepada seorang kekasih haruslah disandarkan atas cinta kepa Tuhan dan orang tua.
Bagaimana akan menyayangi seorang kekasih jika tidak cinta kepada sang pencipta dan kedua orang tua. Kecuali orang yang telah diperbudak oleh cinta. Cintailah kekasih sewajarnya dan pada batas normal. Cinta yang sejati jka cinta itu disandarkan atas kecintaan kita kepada sang maha pencipta dan bukan karena napsu. Sebenarnya makna cinta sangatlah luas, karena itu tergantung pada orang yang memaknai cinta itu sendiri dan kembali lagi pada diri kita sendiri.

Studi Kasus - Bangunan Hasil Akulturasi

 Akulturasi adalah perpaduan antara dua kebudayaan atau lebih, sehingga melahirkan bentuk kebudayaan baru tetapi unsur-unsur penting dari masing-masing kebudayaan (baik kebudayaan lama maupun kebudayaan baru) masih terlihat.
Bangunan yang dapat dijadikan contoh akulturasi adalah bangunan masjid.


diberbagai daerah di indonesia, bangunan masjid mempunyai berbagai bentuk arsitektur sesuai dengan pengaruh budaya yang ada. bangunan masjid tersebut merupakan perpaduan kebudayaan lokal hindu-budha dan islam. sebagai hasil akulturasi, bangunan masjid selain menjadi tempat beribadah juga mempunyai fungsi sebagai pusat kegiatan sosial, politik dan pendidikan islam khususnya penyebaran agama pada masa awal pengaruh islam. pada gambar diatas, itu merupakan bangunan masjid demak. pada masjid tersebut, akulturasi kebudayaan nya terletak pada atap nya yaitu pundun berundak , yang merupakan budaya hindu-budha.

Menganalisa Tipe Kepribadian Seseorang

Menganalisa tipe kepribadian masing-masing berdasarkan tipologi menurut  Claudius Galenus.
#TIPOLOGI MANUSIA
                Tipologi ( typology ) adalah pengetahuan yang mencoba menggolong – golongkan manusia atas dasar kepribadian.
Seorang pemikir yunani kuno dan murid Hypocrates ( ahli kedokteran ) yang bernama Claudius Galenus ( 129-200 ) mengadakan tipologi berdasarkan temperemen, yaitu atas dasar cairan – cairan yang terdapat dalam tubuh. Claudius menyebut ada empat tipe manusia,yaitu ;
1.       Tipe Sanguinikus
Orang – orang yang bertipe ini merupakan oarang – orang yang memiliki darah ( sangai ) yang banyak dalam tubuhnya. Perasaan dasar ( stemming dasar ) orang demikian adalah riang dan optimis. Hal -  hal positif pada mereka antara lain adalah percaya kepada  diri sendiri, tidak takut menghadapi masa depan,mudah menyesuaikan diri, gerak dan bicaranya banyak, dan mudah mengambil prakarsa.
Sedangkan yang negatif, antara lain sifatnya mendatar, perasaannya tidak stabil, kurang konsekuen, hidupnya kurang teratur, dan reaksinya tidak dipikirkan dalam – dalam. Yang cocok sebagai pertnernya adalah tipe flegmatis.
2.       Tipe Melankholikus
Orang yang mempunyai tipe ini memiliki banyak empedu hitam ( melankhole ) dalam tubuhnya. Perasaan dasarnya adalah sedih sehingga keadaanya kebalikan dari tipe sanguinikus. Segi negatifnya adalah mereka selalu ketakutan, perasaannya selalu mudah tersentuh, sulit menyesuaikan diri dengan lingkungannya, dan sikapnya kurang bergairah. Segi positifnya adalah berhati – hati dalam tindakannya, konsekuen, mudah menepati janji, dan stabil jiwanya.
3.       Tipe Kholerikus
Orang yang bertipe ini dalam tubuhnya banyak terdapat empedu kuning ( kholert ), dengan perasaan dasarnya selalu merasa kurang puas. Segi  negatifnya jauh lebih banyak di bandingkan dengan positifnya, antara lain selalu gelisah, lekas eksplosif, mudah emosional, mau menang sendiri, objektivitasnya kurang, kurang punya reserve atas perasaan sendiri, kurang rasional, dan mudah tersinggung. Segi positifnya perasaannya hebat dan kuat, kesukaran diatasi dengan energi yang berlebihan dan banyak prakarsa dalam usahanya.


4.       Tipe Flegmatikus
Orang yang mempunyai tipe ini dalam tubuhnya terdapat banyak lendir ( flegma ) dengan perasaan dasarnya tenang, netral, dan tidak ada warna perasaanya yang jelas. Segi positifnya, antara lain tidak banyak ketegangan perasaan, mudah merasa memiliki harapan – harapan yang hebat, tidak emosional, tidak mudah terharu, tidak mudah panik, bersikap tertib dan teratur, dan mudah mengampuni. Segi negatifnya, perasaannya tidak begitu kuat (peka), dingin hati, penyesuaian terhadap lingkungan selalu terlambat, peranannya reaktif atau pasif, menjemukan, dan bersikap agak konservatif.
Dalam praktiknya, susah mencari tipe yang seratus persen tepat untuk seseorang karena pada umumnya manusia memiliki tipe campuran. Namun dari tipenya yang dominan, seseorang dapat di bedakan dari orang lain.


sumber: google.com

Minggu, 26 Februari 2012

hari pertama di semester kedua

27 Februari 2012,
Hari pertama kuliah di semester 2, diawali dengan perjumpaan temanteman satu kelas (1TB02) yang di dominasi dengan pertanyaan jumlah IP yang di dapat. sebagian masih ada yang belum melihat IP dikarenakan studentsite mereka yang tidak bisa dibuka. Wajah wajah sedih dan senang karena IP cukup terlihat di setiap wajah mereka. Namun, bagi saya IP tidak bisa membeda-bedakan teman untuk bergaul. Bagi saya, IP menjadi pacuan untuk belajar lebih baik dari sebelumnya. Ga terasa udah 6 bulan lebih kuliah di Gunadarma jurusan Teknik Arsitektur (1TB02), sifat-sifat asli dari temen-temen juga udah mulai terlihat..ada yang bener-bener baik, ada yang ga baik-baik banget ternyata. Masa bodo lah, yang penting gua disini mau kuliah, nyari nilai bagus buat masa depan. Sekian~

Rabu, 18 Januari 2012

Tugas Besar Estetika Bentuk 1

Membuat re-desain tugu kopasus...

Tugu yang mula nya seperti in



Di desain ulang dengan desain yang baru...

Saya membuat desain seperti ini.
Desain ini mengambil tema : KESATUAN
Desain tugu yang saya buat memiliki ukuran 35 m x 45 m.
Dalam desain tugu tersebut, terdapat beberapa makna, meliputi:
1. Ketebalan lingkaran dasar tugu berukuran 15 cm, yang sama dengan tanggal HUT TNI-AD (KOPASUS)
2. Ketinggian tugu yang setinggi 12 m, yang juga merupakan bulan HUT TNI-AD (KOPASUS)
3. Jari-jari lingkaran dasar tugu yang berukuran 7,3 m..yang jika dihitung kelilingnya samadengan 46 m, yang merupakan tahun lahirnya TNI-AD (KOPASUS)
4. Terdapat bentukan yang menyerupai negara Indonesia pada llingkaran dasar tugu, yang artinya pasukan TNI-AD (KOPASUS) melindungi segenap tanah air Indonesia.
5. Terdapat 4 buah simbol yang berada di bagian puncak  masing-masing tiang tugu yang dapat berputar 360 derajat dengan tujuan agar dapat dilihat dari segala arah oleh orang-orang. 4 buah simbol tersebut melambangkan bahwa KOPASUS memilikii 4 buah batalyon yang berada di dalam komplek KOPASUS tersebut.

Kamis, 12 Januari 2012

ISD - etnosentris, prasangka dan diskriminasi dalam arsitektur

Etnosentris
Etnosentris/ etnik atau suku bangsa adalah suatu golongan manusia yang anggota-anggotanya mengidentifikasikan dirinya dengan sesamanya, biasanya berdasarkan garis keturunan yang dianggap sama. Identitas suku pun ditandai oleh pengakuan dari orang lain akan ciri khas kelompok tersebut dan oleh kesamaan budaya, bahasa, agama, perilaku atau ciri-ciri biologis.
salah satunya seperti etnik Tionghoa di negara indonesia. banyak di pelosok-pelosok daerah terdapat banyak keturunan Tionghoa. contohnya di daerah Semarang, Surabaya, dan lain-lain. dan jika dilihat dalam arsitektur, etnik Tionghoa juga sangat terkenal dengan bangunannya di Indonesia. seperti gambar dibawah ini :



Ini adalah bangunan Sampokong, di Semarang



Menurut pertemuan internasional tentang tantangan-tantangan dalam mengukur dunia etnis pada tahun 1992, "Etnisitas adalah sebuah faktor fundamental dalam kehidupan manusia. Ini adalah sebuah gejala yang terkandung dalam pengalaman manusia" meskipun definisi ini seringkali mudah diubah-ubah.Yang lain, seperti antropolog Fredrik Barth dan Eric Wolf, menganggap etnisitas sebagai hasil interaksi, dan bukan sifat-sifat hakiki sebuah kelompok. Proses-proses yang melahirkan identifikasi seperti itu disebut etnogenesis. Secara keseluruhan, para anggota dari sebuah kelompok suku bangsa mengklaim kesinambungan budaya melintasi waktu, meskipun para sejarahwan dan antropolog telah mendokumentasikan bahwa banyak dari nilai-nilai, praktik-praktik, dan norma-norma yang dianggap menunjukkan kesinambungan dengan masa lalu itu pada dasarnya adalah temuan yang relatif baru.

Anggota suatu suku bangsa pada umumnya ditentukan menurut garis keturunan ayah (patrilinial) seperti suku bangsa Batak, menurut garis keturunan ibu (matrilineal) seperti suku Minang, atau menurut keduanya seperti suku Jawa.

Adapula yang menentukan berdasarkan percampuran ras seperti sebutan "orang peranakan" untuk campuran bangsa Melayu dengan Tionghoa, "orang Indo" sebutan campuran bule dengan bangsa Melayu, "orang Mestis" untuk campuran Hispanik dengan bumiputera, "orang Mulato" campuran ras Negro dengan ras Kaukasoid, Eurosia, dan sebagainya.

Adapula ditentukan menurut agamanya, sebutan Melayu di Malaysia untuk orang bumiputera yang muslim, orang Serani bagi yang beragama Nasrani (peranakan Portugis seperti orang Tugu), suku Muslim di Bosnia, orang Moro atau Bangsamoro di Filipina Selatan, dan sebagainya.
 
Prasangka

Prasangka berarti membuat keputusan sebelum mengetahui fakta yang relevan mengenai objek tersebut. Awalnya istilah ini merujuk pada penilaian berdasar ras seseorang sebelum memiliki informasi yang relevan yang bisa dijadikan dasar penilaian tersebut. Selanjutnya prasangka juga diterapkan pada bidang lain selain ras. Pengertiannya sekarang menjadi sikap yang tidak masuk akal yang tidak terpengaruh oleh alasan rasional.
dalam arsitektur, prasangka sangat mempengaruhi suatu karakter bangunan. contohnya seperti : misalkan dalam suatu masyarakat yang hidupnya pada lingkungan yang banyak terjadi perampokan, sudah pasti dalam membangun rumah agak tertutup. mengingat terjadi prasangka terhadap lingkungan yang tidak nyaman tadi.

Diskriminasi


Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusia untuk membeda-bedakan yang lain. Ketika seseorang diperlakukan secara tidak adil karena karakteristik suku, antargolongan, kelamin, ras, agama dan kepercayaan, aliran politik, kondisi fisik atau karateristik lain yang diduga merupakan dasar dari tindakan diskriminasi.
Diskriminasi langsung, terjadi saat hukum, peraturan atau kebijakan jelas-jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras, dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama.
Diskriminasi tidak langsung, terjadi saat peraturan yang bersifat netral menjadi diskriminatif saat diterapkan di lapangan.

Di Negara kita ini, masih banyak tindakan-tindakan diskriminasi yang terjadi. survei membuktikan bahwa tingkat diskriminasi mencapai 75%. hal ini dikarenakan karena faktor etnik atau golongan yang menjadi tolak ukur seseorang didiskriminasi.


Jika diskriminasi ini terus berlanjut di negara ini, maka sangat sulit  setiap orang  dalam berkarya. khususnya untuk arsitektur, setiap hasil karya yang nanti dibuat sangat membutuhkan aspirasi atau dukungan dari setiap orang. bukan karena faktor golongan atau etnik, maka diskriminasi yang merajalela dalam arsitektur.
oleh karena itu, hanya dengan berjiwa manusiawilah atau berakhlak baiklah yang mampu memerangi diskriminasi.